10 Macam Klausul Sistem ISO 9001:2015 – Konsultan Iso

Pengertian Dasar ISO 9001 – Konsultan ISO
September 8, 2016
6 Perubahan ISO 9001:2015 – Konsultan Iso
September 22, 2016

10 Macam Klausul Sistem ISO 9001:2015 – Konsultan Iso

 

iso1

Untuk memahami penajabaran 10 poin tersebut, berikut ini adalah penjabaran lengkapnya :

1.SCOPE

-Tidak mengalami perubahan signifikan antara klausul 1 versi 2008 dengan 2015 selain menambahkan “Service” setelah “Product” karena pada versi ISO 9001:2015, Istilat produk dan jasa dibedakan dengan jelas untuk menghindari kerancuan.

-Satu perubahan di klausul 1 ini adalah hilangnya klausul 1.2 tentang aplikasi di ISO 9001:2015. Artinya, ISO 9001:2015 tidak mengizinkan adanya klausul yang dikecualikan atau tidak diterapkan. Alasannya ada pada pernyataan klausul 1 – ISO 9001:2015 (konsultan iso)

  1. NORMATIVE REFERENCE

-Tidak ada perubahan yang signifikan pada klausul ini

  1. TERMS AND DEFINITIONS

-Tidak ada perubahan signifikan

  1. CONTEXT OF THE ORGANIZATION

-Klausul 4 pada ISO 9001:2008 menjelaskan secara langsung tentang persyaratan dokumen ISO 9001. Adapun pada ISO 9001:2015 baru sebatas membicarakan konteks organisasi.

-Pembahasan tentang manajemen resiko terlihat pada klausul 4 ISO 9001:2015 berupa organisasi (perusahaan) diminta untuk menetapkan hubungan antar proses, isu internal dan eksternal, serta hubungan dengan berbagai pihak.

-Organisasi (perusahaan) juga diminta untuk menetapkan ruang lingkup penerapan ISO 9001.

-Meski ISO 9001:2015 menyatakan bahwa seluruh klausul ISO 9001:2015 dapat diterapkan untuk seluruh jenis organisasi (perusahaan), Klausul 4.3 ISO 9001:2015 tetap mengizinkan adanya pengecualian sepanjang ada justifikasi yang diterima

  1. LEADERSHIP

-Isi dari klausul 5 ISO 9001:2015 tidak berbeda dengan ISO 9001:2008 yang membicarakan seputar kewajiban yang harus dijalankan oleh top management

-Persyaratan lama berupa kebijakan mutu dan sasaran mutu tetap dibuat. Hanya manual mutu yang tidak lagi wajib pada versi ISO 9001:2015.

-Hal yang berbeda dari ISO 9001:2015 adalah tidak ada lagi kewajiban menunjuk management representative meskipun keberadaannya tentu tidak melanggar klausul ISO 9001:2015

  1. PLANNING

-Ini merupakan klausul yang baru dibanding ISO 9001:2008. Titik berat dari klausul 6 ISO 9001:2015 ini adalah meminta setiap organisasi suatu perusahaan untuk mengenali resiko dan peluang; berupaya untuk meraih peluang dan mencegah, mengurangi, dan menangani resiko

-Klausul 6, khususnya Klasul 6.2 juga berbicara tentang kewajiban setiap organisasi untuk memenuhi sasaran mutu mereka dengan menetapkan rencana tindakan yang sesuai.

  1. SUPPORT

-ISO 9001:2015 lebih rapi dalam pengelompokan klausul. Semua yang berhubungan dengan support dikumpulkan pada klausul 7 ini.

-Klausul tentang dokumen, infrastucture, sumber daya manusia, kompetensi, sosialisasi dan komunikasi, sampai alat ukur, semuanya dikumpulkan pada klausul ini

-Klausul 7 ISO 9001:2015 seperti klausul 4, 6, dan 7.6 dari ISO 9001:2008 yang diringkas menjadi 1.

-Klausul 7.5 ISO 9001:2015 juga menarik untuk disimak karena ia membahas tentang documented information (informasi terdokumentasi)

-Dengan menggunakan “documented information”, ISO 9001 memberi kebebasan untuk menetapkan dokumen yang dibutuhkan apakah ia dalam bentuk prosedur atau records. Ini sangat berbeda dengan ISO 9001:2008 yang secara tegas meminta dibuatnya 6 Prosedur Wajib dan di beberapa tempat meminta dibuatnya records.

-Pada ISO 9001:2015, tidak lagi ada istilah 6 prosedur wajib dan form wajib. Organisasi (perusahaan) diberi kebebasan apakah mereka cukup dengan form saja atau harus dalam bentuk prosedur

  1. OPERATION

-Semua hal yang berkaitan dengan operasional organisasi (perusahaan) dibahas pada klausul 8 ISO 9001:2015

-Klausul 8 ISO 9001:2015 seperti klausul 7 ISO 9001:2008 yang disempurnakan karena membahas seluruh aspek operasional mulai dari perencanaan produk atau jasa, pelaksanaan produksi atau penyediaan jasa, hubungan dengan pelanggan dan pihak ketiga, penyimpanan dan perlindungan produk atau jasa sampai penanganan masalah selama proses operasional.

  1. PERFORMANCE EVALUATION

-Klausul 9 lagi-lagi menunjukkan bahwa ISO 9001:2015 lebih rapi dalam pengelompokan klausul

-Semua hal yang berkaitan dengan evaluasi dikumpulkan pada klausul ini seperti audit internal, pengukuran dan pemantaun proses dan kepuasan pelanggan, analisis dan evaluasi proses, sampai rapat tinjauan manajemen.

  1. IMPROVEMENT

-Klausul 10 berisi tentang upaya perbaikan yang berkesinambungan yang harus dilakukan organisasi

-Konsepnya kurang lebih sama dengan konsep corrective action dan non confirmity pada ISO 9001:2008

-Hanya saja pendekatan yang digunakan adalah pendekatan manajemen resiko dimana tidak ada lagi istihan preventive action tetapi yang ada adalah resiko dan peluang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *